Namun, bila orang dengan diabetes amat ingin makan buah ini, Rita mengatakan boleh tapi hanya mencicip sedikit saja. Mencicipi satu potong kecil boleh disertai dengan mengonsumsi sayuran.
"Dia makan satu (mencicip sedikit) tapi enggak boleh dimakan tunggal alias durian itu doang. Kalau seperti itu gulanya langsung naik," kata Rita.
"Makanya, makan durian bagi diabetesi harus dibarengi dengan sayuran. Sehingga, gula ditahan oleh serat sayur, gula pun naik sedikit-sedikit," pesannya.
Makan Durian Tidak Boleh Dalam Perut Kosong?
Sementara itu, bagi orang tanpa penyakit penyerta alias sehat boleh-boleh saja makan durian secukupnya. Seperti makan buah pada umumnya, tidak perlu makan besar terlebih dahulu.
"Enggak (harus makan nasi dahulu). Prinsip makan durian sama seperti buah lainnya. Prinsip buah itu bisa makan kapan saja, hanya porsinya harus diperhatikan" kata Rita saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Durian adalah buah tropis asli Asia Tenggara. King of fruit ini banyak tumbuh di negara-negara Asia Tenggara, terutama di Thailand, Indonesia, Filipina, Brunei, dan Malaysia.
Ada banyak orang yang menyukai buah berdaging putih atau kining satu ini tapi ada juga yang membencinya. Salah satunya lantaran aroma durian yang sangat menyengat.
Aroma menyengat pada durian muncul karena durian mengandung asam amino langka yang disebut etionin. Hal ini diungkapkan oleh sekelompok peneliti di Technical University of Munich di Jerman seperti mengutip laman IPB.
Sementara studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menemukan bahwa kandungan etioninnya meningkat saat durian matang yang menyebabkan buah durian melepaskan baunya.